Cara Sukses Menjadi Dropship Di Shopee Omset Puluhan Juta

Dropship Di Shopee
Dropship Di Shopee

Salah satu keberhasilan berjualan online adalah pemasok yang kuat dengan produk yang selalu siap dan terkini, juga dapat diandalkan. Terutama untuk penjual dropship yang memanfaatkan sepenuhnya kepercayaan dari pemasok untuk reputasi dan kualitas produk yang dikirim.

Nah, oleh karena itu dalam artikel ini saya akan memberi Anda bocoran tentang bagaimana menjadi dropship shopee. Niat terbaik di sini tidak hanya tepercaya, tetapi juga harga terendah dan tren saat ini. Bagaimana bisa? Berikut ini panduan dropship shopee:

Mencari Supplier

Sebelum membuka toko online di Shopee, memilih pemasok wajib terlebih dahulu. Rahasia kesuksesan dropshipper adalah pemasok yang baik. Jadi jangan memilih pemasok secara sembarangan.

Mencari Supplier dari Tokopedia. Mengapa saya menyarankan Anda untuk memilih Tokopedi? Karena Anda dapat memonitor pemasok secara real time, kapan terakhir kali dia masuk, seberapa sukses transaksi 1 bulan terakhir, kecepatan pengiriman, dll …

Kritera Supplier di Tokopedia

Lihat kapan terakhir online : Jika Anda lihat terakhir kali online 1,2 hari lalu, Lewati saja. Temukan yang terakhir kali online 5 menit, 20 menit, 1 jam, 4 jam …

Lihat tingkat transaksi yang berhasil : Jika dalam 1 bulan di bawah 95% sebaiknya abaikan saja. Cari 96% lebih transaksi yang berhasil.

Lihat kecepatan dalam mengirim : Sebaiknya Anda mencari yang “sangat cepat”. Jika hanya “cepat” saja, abaikan saja.

Lihat ketepatan dan nilai kualitas produk : Cari rata-rata minimum. 4.5. Di bawah itu Sebaiknya Anda melewatinya.

Lihat pengiriman produk : Semakin banyak pilihan, semakin baik untuk anda jadikan sebagai Supplier. misalnya JNE, J&T, pos, dll. Jika saya sarankan mencari minimal 2, JNE dan J&T.

Lihat catatan penjual : Apakah dia menerima dropship atau tidak? Jika tidak ada informasi silakan kirim pesan. Jika dia tidak menerima dropship, cari toko lain.

Ok jika Anda sudah mempunyai daftar Supplier yang ideal. Sebaiknya Anda menggunakan produk dari 1 Supplier saja supaya Anda tidak bingung, ini juga bisa memudahkan Anda.

Buka Toko di Shopee

Pastikan untuk memasukkan alamat kota berdasarkan alamat Supplier di toko yang Anda buat di shopee. Untuk membuat produk dan mengunggah gambar secara manual satu persatu.

Keuntungan jika Anda mengunggah gambar secara manual. Anda bisa mengetahui produk apa saja yang dijual, spesifikasinya, dll. setidaknya Anda dapat menjawab jika Ada pembeli yang menanyakan produk yang anda jual melalui chat.

Saran dari saya tentang proses “membangun” toko di Shopee:

  • Buat logo utama dan foto di PROFIL TOKO. Ini adalah merek toko Anda. Jika Anda tidak dapat menyewa seorang desainer, cukup gunakan canva.
  • Lihat “Catatan” yang ada pada Supplier yang Anda cari tadi, dibaca, dan diserap dengan baik. Dari jadwal pengiriman, nomor tanda terima, dan aturan lainnya.
  • Salin “catatan” dari Supplier dalam deskripsi singkat di toko Anda.
  • Upload foto Anda segera dengan memegang KTP untuk mendapatkan fitur “gratis pengiriman”. Ingat bahwa nomor KTP harus terlihat.
Baca Juga  Cara Meningkatkan Omset Bisnis Dengan Media Sosial Untuk Pemula

Judul, Foto dan deskripsi produk

Judul Produk

Anda tidak bisa menyalin judul dan deskripsi produk yang sama dari Supplier. Mungkin itu hal yang akan merepotkan buat Anda. Tapi menurut saya ini wajib karena kadang-kadang Supplier, judulnya pendek, tidak jelas dan bahkan kesalahan ketik judul produk.

Misalnya, pemasok hanya menulis judul produk “hijab saudi arabia“.

Menurut pendapat saya, itu tidak akan membuat pelanggan tertarik pada produk Anda. Solusinya Anda melihat fitur / spesifikasi, kemudian Anda menambahkan fitur ke judul. Tidak semua, hanya spesifikasi penting.

Contoh “hijab saudi arabia”, Anda dapat merubah judul menjadi “Grosir hijab segi empat saudi arabia polos” Nah, jika judul yang spesifik memungkinkan, konsumen akan jelas tahu tentang produk yang Anda jual.

Deskripsi Produk

Terkadang, pemasok menulis sesedikit mungkin tentang deskripsi produk. Menurut pendapat saya, ini penting untuk deskripsi yang jelas dan tepat. Jelaskan manfaatnya, bukan fitur / spesifikasinya.

Misalnya, Anda ingin menjual jilbab, tetapi deskripsi penyedia ini hanya:

  • kain kasa
  • 110 cm x 90 cm

Sudah begitu, hmmm … saya kira uraiannya tidak buat pelanggan tertarik, coba lebih detil untuk menggambarkan karakteristik  dan manfaat dari produk Anda.

Contoh :

  • Jilbab “Saudi Arabia” ini terbuat dari sifon sehingga kepala Anda selalu nyaman dan tidak gerah.
  • Ukuran 110 cm x 90 cm lebih panjang dan lebih lebar dari jilbab biasa, sehingga mudah untuk dimodifikasi.

Nah, mulailah dengan membuat deskripsi yang membuat calon pelanggan Anda tertarik dengan baik, Jelas.

Foto Produk

Hambatan seorang dropshipper adalah yang ini. Meskipun foto-foto produk berkualitas baik penting bagi konsumen. Terkadang foto produk pemasok diberi watermark, foto buram, foto kecil, dan sebagainya.

Solusinya, coba kirim pesan ke pemasok seperti ini misalnya “Kak, saya bantu menjual produk dengan dropship? Bisakah Anda semua meminta foto tanpa watermark?”

Jika Anda beruntung menemukan pemasok yang responsif, Anda bisa mendapatkan gambar tanpa watermark. Jika tidak ada jawaban, ya sudah…

Jika produknya umum, Anda dapat mencari di Google untuk kualitas yang baik dan tanpa watermark. Untuk foto-foto produk toko saya menyarankan Anda menambahkan bingkai. Ya, hanya berbeda dari toko lain.

Manfaatkan Fitur Promo Toko dan Voucher

Konsumen paling suka jika ada produk yang sedang “harga promo” yaitu harga diskon. Nah manfaatkan fitur yang sudah disediakan oleh Shopee sehingga Anda dengan mudah dapat menggunakannya.

Baca Juga  5 cara mendapatkan uang dari internet tanpa modal

Caranya klik seller center, cari bagian “promosi”. Harap tetapkan tanggal mulai promosi hingga akhir promosi.

Untuk “menjaga” pelanggan di toko Anda, Manfaatkan fitur voucher. Anda dapat memberikan kode kupon pada profil toko atau mengirimkan pesan kepada pelanggan yang sudah membelinya.

Caranya masih sama di bagian “promosi”, lalu cari “Voucherku”. Silakan Anda atur sendiri produk yang ingin diberikan kode voucher .

Harga Produk

Penjual pasti mencari untung, ya, tentu saja. Tetapi jika Anda mencari keuntungan 100 hingga 200% lebih tinggi dari harga Supplier Anda, saya rasa tidak. Lebih baik mendapatkan 5.000 per produk, tetapi penjualan per hari bisa puluhan. Lagi pula, Anda tidak repot-repot mengepak, mengirim barang, dll.

Jika produk yang Anda jual jarang menemukan nya di shopee, wajar jika markup harus mencapai 100%. Tetapi jika produknya kompetitif, namanya bunuh diri… 

Star Seller

Ini adalah salah satu karakteristik toko untuk penjual dengan “kinerja” yang baik. Karena toko yang memiliki Star Seller, penjualan Anda akan naik. Karena kemungkinan konsumen selalu mencari atau memfilter Star Seller untuk menemukan produk.

Konsumen mencari hibah 30.000 ongkir dengan pembelian minimum. Mungkin Anda bertanya kepada saya bagaimana cara mendapatkan penjual bintang di Shopee?

Cara menjadi Star Seller

Koreksi, jika saya salah, syaratnya: penjualan minimum 50 produk / bulan, presentasi obrolan lebih dari 85%, tingkat pembatalan pesanan kurang dari 10%.

Pelayanan kepada pelanggan

Ya, yang terakhir ini sangatlah penting. Sekalipun kita hanya seorang dropshipper, itu tidak berarti bahwa kita sampai mengabaikan konsumen.

Jika Anda telah mendapatkan pesanan dari pelanggan, segera beli dari Supplier Anda. Jangan di tunda. Masukkan nomor tanda terima. Jika konsumen memintanya melalui obrolan, itu akan dilarang, jangan Anda abaikan.

Sebelum Anda memulai buka toko online dropship menurut saya merupakan investasi yang bagus. Kita tahu produk mana yang paling banyak dijual dan paling dicari oleh banyak konsumen.

Kekurangan jika Anda menjadi dropship adalah membutuhkan modal lebih untuk berjaga jaga. Jika konsumen “mengkonfirmasi” dengan cepat setelah 3-4 hari, Anda sudah memiliki uang, tetapi jika konsumen tidak mengklik “konfirmasi”, Anda harus menunggu selama seminggu sebelum menerima uang untuk masuk ke “shopeepay” . Jadi, semoga ada manfaatnya.

Kategori Bisnis