Wisata ke Kampung adat dan pantai yang masih asli di Sumba Barat

Sumba Barat mungkin tidak menjadi perhatian wisatawan. Namanya masih asing dibandingkan dengan Yogyakarta, Bali atau Lombok. Tetapi bagi mereka yang mencintai pariwisata di Sumba Barat, itu adalah serangkaian pengalaman yang tak terlupakan.

Bepergian di Sumba Barat bukan hanya tentang keindahan alam, kita juga dapat menjelajahi budaya unik masyarakat setempat. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencicipi masakan khas yang sering dijual di area patung kuda di jantung kota Waikabubak. Saat malam tiba, monumen kota ditandai oleh patung penunggang kuda Pasola sebagai pusat kuliner.

Untuk mempelajari tentang kebiasaan masyarakat Sumba Barat, kita dapat mengunjungi Kampung Tarung, salah satu desa tradisional di pusat kota Waikabubak. Rumah-rumah tradisional berusia berabad-abad masih kokoh, bahkan jika mereka hanya beristirahat di paku dan pergelangan kaki.

Desa tradisional di pusat kota Waikabubak
Desa tradisional di pusat kota Waikabubak

Arsitekturnya yang unik dengan atap jerami yang tinggi. Di bagian atap inilah penghuni menyimpan hasil panen mereka, sedangkan bagian tengah adalah tempat hidup. Di bawah rumah biasanya digunakan sebagai kandang hewan peliharaan.

Selain rumah-rumah tradisional, kita juga bisa belajar lebih banyak tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Kampung Tarung, yang umumnya tetap menganut kepercayaan Marapu.

Desa tradisional lain yang bisa kita kunjungi termasuk desa Praijing di Tebara, Waikabubak. Desa adat di bukit juga mempertahankan kearifan lokalnya. Rumah-rumah tradisional arsitektur tertentu berdiri di tanah yang dikelilingi oleh hutan dan pohon-pohon tinggi.

Tidak hanya itu, di desa ini, kita juga bisa menemukan makam megalitik yang menggunakan batu-batu besar yang beratnya berton-ton. Kekhasan desa Praijing telah menjadikan desa tradisional ini sebagai situs budaya.

Pantai yang masih asli di Sumba Barat

Sampai di Sumba Barat, tidak lengkap jika Anda tidak merasakan keindahan pantai perawan. Sebut saja Pantai Nihiwatu, yang disajikan sebagai salah satu pantai terindah di Asia.

Baca Juga  Top 10 Tempat Wisata Romantis di Jawa Tengah
Pantai yang masih asli di Sumba Barat
Pantai yang masih asli di Sumba Barat

Sama seperti Hawaii yang terkenal. Lanskap pantai berpasir yang landai dengan air laut yang jernih dan dikelilingi oleh perbukitan hijau membuat pantai ini terkenal di mancanegara.

Selain untuk berselancar, Pantai Nihiwatu juga cocok untuk penggemar menyelam dan snorkeling. Dan untuk menikmati pantai ini, sekarang ada resort kelas dunia.

Untuk menikmati matahari terbenam, kita bisa menjejakkan kaki di pantai Marosi, agak jauh dari pusat kota Waikabubak. Pantai Marosi dianggap sebagai salah satu pantai dengan matahari terbenam paling indah di barat Sumba.

Pantai Marosi
Pantai Marosi

Infrastruktur pantai Marosi sudah sangat bagus meski tidak ada angkutan umum di sana. Jadi, untuk sampai ke sana, kita harus menyewa mobil atau sepeda motor.